Mata kuliah Kecerdasan Buatan membahas konsep AI, supervised learning (regresi, SVM, decision tree, random forest), unsupervised learning (K-means, DBSCAN, PCA), jaringan saraf tiruan (ANN), implementasi menggunakan scikit-learn/TensorFlow/PyTorch, serta etika AI (bias, fairness, explainability). Mahasiswa menerapkan algoritma AI untuk menyelesaikan permasalahan teknik elektro.
Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan praktik manajemen proyek berdasarkan standar internasional PMBOK Guide (Project Management Body of Knowledge), mencakup 10 bidang pengetahuan (integrasi, ruang lingkup, jadwal, biaya, mutu, sumber daya, komunikasi, risiko, pengadaan, dan pemangku kepentingan) serta 5 kelompok proses (inisiasi, perencanaan, eksekusi, pemantauan-pengendalian, dan penutupan). Perkuliahan menggunakan kombinasi metode Case Method, analisis kasus manajemen proyek nyata pada setiap bidang pengetahuan, dan Project Based Learning melalui pengerjaan Mini-Project berkelompok, yaitu penyusunan dokumen perencanaan proyek rekayasa (Project Charter, WBS, jadwal, RAB, risk register, dan rencana pengadaan/stakeholder) yang dipresentasikan secara bertahap hingga akhir semester.
A. MANFAAT MATA KULIAH
Mata kuliah Perancangan Mesin Listrik memberikan fondasi teknis dan praktis yang kuat bagi mahasiswa Teknik Elektro untuk menjembatani teori akademis dengan kebutuhan industri rekayasa, manufaktur, dan energi.
Penguasaan Standar Industri Global (IEC & NEMA): Mahasiswa tidak hanya membuat desain secara teoritis, tetapi juga memahami parameter kelaikan, keamanan, dan efisiensi yang diakui secara internasional. Ini menjadi nilai tambah besar saat memasuki dunia kerja.
Keahlian Desain End-to-End: Mengasah kemampuan merancang komponen mesin dari nol, mulai dari kalkulasi sirkuit magnetik, struktur belitan (winding), hingga analisis pembuangan panas (sistem pendingin) agar mesin tidak cepat rusak.
Pengalaman Studi Kasus Dunia Nyata: Lewat proyek perancangan motor induksi untuk aplikasi pompa, mahasiswa melatih pemecahan masalah konkret—menyesuaikan spesifikasi mesin dengan beban mekanis yang dibutuhkan industri seperti PDAM, pabrik kimia, atau manufaktur.
Pemahaman Multimesin yang Luas: Mahasiswa menguasai karakteristik berbagai jenis mesin listrik sekaligus (Transformator, Motor Induksi, Mesin Sinkron, dan Mesin DC), memberikan fleksibilitas tinggi dalam memilih bidang spesialisasi.
Penguatan Portofolio Karir: Hasil kalkulasi dan cetak biru perancangan dari mata kuliah ini dapat dijadikan portofolio teknis saat melamar pekerjaan di industri pembangkit listrik, pabrik pembuat trafo/motor, sektor otomotif listrik (EV), maupun perusahaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC).
B. DESKRIPSI MATA KULIAH
Mata kuliah Perancangan Mesin Listrik membahas dasar dan metodologi perancangan mesin listrik, perancangan rangkaian magnetik, transformator, sistem pendingin, motor induksi, motor dan generator sinkron, motor dan generator DC, serta evaluasi desain berdasarkan standar IEC dan NEMA. Studi kasus perancangan motor induksi untuk aplikasi tertentu.
C. STANDAR KOMPETENSI
Mahasiswa mampu merancang rangkaian magnetik, sistem pendingin, dan transformator mesin listrik berdasarkan spesifikasi teknis mesin listrik secara tepat dan sesuai standar teknis "
Mahasiswa mampu merancang motor induksi, motor/generator sinkron, dan motor/generator DC berdasarkan spesifikasi daya, torsi, dan kecepatan serta standar IEC/NEMA secara tepat dan sesuai standar teknis "
Mahasiswa mampu menyusun laporan teknis dan mempresentasikan hasil perancangan mesin listrik dalam bentuk laporan tertulis dan forum presentasi sesuai format baku program studi secara sistematis, komunikatif, dan tepat waktu "
Mahasiswa mampu menunjukkan kontribusi individu dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas/proyek kelompok pada mata kuliah ini secara aktif dan bertanggung jawab sepanjang semester "
D. REFERENSI
1. Dedsign of Electrical Machines by KG Upadhyay, New Age International Publisher
2. https://www.iswadihr.org/lecture/design-electric-machinery
E. TATA TERTIB PERKULIAHAN
1. Mahasiswa diwajibkan hadir tepat waktu dengan maksimum keterlambatan 15 menit.
2. Keterlambatan Dosen selama 15 menit tanpa pemberitahuan berarti kelas dinyatakan kosong.
3. Mahasiswa harus berpenampilan rapi (menggunakan kemeja dan sepatu)
Mata kuliah Sistem Komunikasi membahas kapasitas kanal (Shannon-Hartley, BER), modulasi analog (AM: DSB-SC, SSB, VSB; FM, PM), modulasi digital (ASK, FSK, PSK, QAM), noise dan SNR, multiplexing (FDM, TDM), teknik spreading (DSSS, FHSS), dan OFDM/OFDMA. Mahasiswa dilatih menganalisis dan mengevaluasi kinerja sistem komunikasi.
Mata kuliah Mikroprosesor membahas arsitektur sistem mikroprosesor, bahasa pemrograman assembly/C, sistem minimum AVR dan Arduino, antarmuka I/O digital dan analog, ADC, kendali motor DC dan servo, sensor ultrasonik, serta pengembangan produk berbasis mikrokontroler. Mahasiswa dilatih menerapkan piranti mikrokontroler modern dalam realisasi sistem embedded.
Mata kuliah Desain Proyek Teknik Elektro 2 merupakan kelanjutan dari mata kuliah Desain Proyek Teknik Elektro 1 yang memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam merealisasikan hasil perancangan melalui proses implementasi, pengujian, dan evaluasi. Mahasiswa secara berkelompok mengimplementasikan rancangan yang telah ditetapkan dalam bentuk prototipe, sistem, atau simulasi, kemudian melakukan pengujian untuk mengevaluasi kesesuaian hasil terhadap spesifikasi dan tujuan yang telah ditetapkan. Seluruh proses dilaksanakan secara sistematis dan terdokumentasi sebagai bagian dari penerapan engineering design process, dengan luaran berupa hasil implementasi, pengujian, evaluasi, dan dokumentasi teknis proyek.
Mata kuliah Dasar Komputer dan Pemrograman membahas konsep komputer, arsitektur sistem, algoritma dasar, tipe data dan operator, bahasa pemrograman terstruktur (kondisi, perulangan, modular, array), serta penulisan dan presentasi laporan teknis. Praktik pemrograman dikerjakan secara kolaboratif untuk membangun kompetensi penggunaan piranti komputasi modern.
Mata kuliah Komunikasi Data membahas konsep komunikasi data, model referensi OSI dan TCP/IP, teknik transmisi data digital, pengkodean, kompresi, enkripsi, deteksi dan koreksi kesalahan (parity, CRC, Hamming, LDPC), teknik akses media (CSMA/CD, TDMA, FDMA, OFDMA), protokol fisik dan datalink pada Ethernet dan WiFi, dan switching packet/frame, serta performansi jaringan.